Tampilkan postingan dengan label make up. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label make up. Tampilkan semua postingan
Senin, 07 Mei 2012 - , , , , , , , , 0 komentar

5 Kebohongan dalam Label Kosmetik

Wanita dan kosmetik seperti tidak pernah terpisahkan. Kebutuhan wanita akan produk make-up dengan kandungan yang lengkap pun, membuat produsen kosmetik menjawab kebutuhan wanita tersebut, dengan melabelkan sebuah kosmetik. 

Jika Anda melihat label 'oil-free' pada sebuah kosmetik, pasti Anda akan merasa lebih aman, terutama untuk kulit berminyak dan jerawat Anda. Tapi jangan salah, pemberian label tersebut tidak memberikan jawaban untuk masalah kulit Anda. Seperti dilansir Total Beauty, inilah lima kebohongan dalam label kosmetik. 

1. Oil-free
Saat ini banyak perusahaan kecantikan melabelkan hampir seluruh produk make-upnya dengan 'oil-free', bahkan untuk blush on dan eyeshadow. Banyak orang memilih make-up dengan label oil-free atau bebas minyak karena mereka berpikir dengan menggunakan make-up dengan label tersebut, maka kulit tidak akan berjerawat. 

Banyak dermatologis setuju bahwa label 'oil-free' dari make-up hanyalah sebuah trik marketing belaka. Faktanya, ketika Anda memiliki produk dengan titel oil-free, Anda tetap akan menemukan minyak dalam daftar kandungannya. Perusahaan mengganti kandungan menjadi minyak buatan, sehingga mereka bisa menyebutnya sebagai produk yang oil-free. Ironisnya, minyak buatan itulah yang malah bisa membuat kulit teriritasi.

"Kunci dalam memilih make-up adalah yang ada tulisan 'noncomedogenic' (bebas komedo)atau 'nonacnegenic (bebas jerawat) pada label," saran Elizabeth Tanzi, dermatologis di Washington D.C.

Kandungan tersebut tidak membuat komedo menumpuk dan jerawat meradang. Tanzi pun mengatakan bahwa ada beberapa jenis minyak yang sebenarnya bermanfaat, seperti tea tree oil yang bisa membunuh bakteri, dan lavender oil yang berfungsi sebagai anti-inflamasi.

2. SPF Pada Produk Make-up
Banyak wanita yang ingin waktu dandannya lebih cepat sehingga memilih produk 2 in 1 seperti foundation yang sudah dilengkapi dengan SPF. Sunblock yang terkandung dalam foundation tersebut tidak cukup untuk melindungi kulit dari bahaya matahari dan radikal bebas lainnya. Meski make-up Anda sudah mengandung SPF, tetaplah menggunakan krim sunblock yang memiliki SPF 30 untuk kulit wajah, sebelum menggunakan foundation. Kulit wajah Anda akan benar-benar terlindungi.

3. Bahan Natural & Organik dalam Make-up
Kandungan natural dan organik saat ini menjadi kacau dalam industri kecantikan, karena banyak perusahaan kecantikan yang mengaku jika produknya alami. Food and Drug Administration (FDA) mengatakan, hanya 20 persen kandungan dari bahan alami, maka bisa disebut produk tersebut natural. Namun banyak dermatologis mempertanyakan, 80 persen kandungan lainnya tercipta dari bahan apa?

Tyler Hanson, pendiri 'Mineral Hygienics' mengatakan, untuk benar-benar mendapatkan produk make-up yang natural maka pastikan ada label sertifikat dari 'USDA-certified organic'. Anda juga harus tahu, tidak semua yang natural itu baik untuk kulit. Minyak lemon dan jeruk merupakan kandungan yang bisa mengiritasi kulit, meskipun kandungan tersebut alami dan organik. Untuk mencegah alergi, cobalah make-up atau krim di pergelangan tangan, sebelum mencobanya di wajah.

4. Anti-aging Pada Make-up
Label anti-aging tidak terlalu bekerja baik. Banyak produk make-up yang mengklaim dapat menghapus kerut pada kulit. Faktanya kerutan tidak dengan mudah dipudarkan. "Anda bisa mendapatkan manfaat produk make-up dengan label anti-acne yang mengandung salicylic acid. Tapi untuk anti-aging, tidak begitu terlalu terpengaruh. Dan sebaiknya Anda membeli krim malam yang mengandung anti-aging yang baik," saran Tanzi.

5. Fragrance-free
Meskipun berlabel 'fragrance-free' tidak menjamin produk make-up tidak mengandung parfum. Jika Anda tidak suka aroma kosmetik yang kuat, label 'fragrance free' bisa menjadi pilihan. Meskipun, Anda membeli produk dengan label tanpa wewangian karena Anda alergi atau sensitif pada parfum, namun tetap saja Anda bisa merasakan reaksinya. 

"Banyak perusahaan menambahkan parfum untuk menutupi aroma dari kandungan lain, padahal FDA tidak mengharuskan memasukkan aroma lain dalam daftar kandungan," jelas Laura Verallo de Bertotto, CEO dari VMV Hypoallergenics. 

Sementara istilah hypoallergenic berarti produk tersebut memiliki kemungkinan kecil menyebabkan reaksi alergi. Jika Anda mengalami masalah dengan alergi kulit, maka selalu mencoba produk terlebih dahulu di punggung tangan.




Sumber: wolipop
Jumat, 26 November 2010 - , , , , , , 0 komentar

Rahasia Awet Muda Perempuan Jepang

Kita tidak harus tinggal di Jepang atau menjadi orang Jepang, agar memiliki wajah yang awet muda seperti mereka. Kita hanya perlu "mencuri" ilmu diet, gaya hidup, maupun tips perawatan kulit mereka. Dan ternyata, inilah rahasianya....

Berikan kulit makanan seimbang
Dalam bukunya, Japanese Woman Don't Get Old or Fat, Naomi Moriyama menggambarkan negaranya sebagai tempat di mana perempuan berusia 40 terlihat seperti berumur 20-an. "Mereka bebas menikmati makanan lezat dan tingkat penderita obesitas di Jepang hanya tiga persen saja," ujarnya.
Naomi memaparkan kunci diet ala mereka adalah: sepiring kecil minyak ikan, kedelai, nasi, sayur-sayuran, dan buah-buahan. "Makanan yang terbuat dari beras juga dipercaya memberikan sumbangsih untuk kesehatan kulit. Bahkan, sampai ada kata khusus dalam bahasa Jepang yang menggambarkan kulit lembut dan kenyal, yaitu mocha-hada atau kulit seperti mochi, sejenis kue dari tepung beras yang teksturnya kenyal, halus, dan lembut," lanjutnya.
Jessica Wu, MD, seorang dokter kulit di Los Angeles asal Taiwan yang dibesarkan oleh orangtua asli Cina, mempunyai tradisi dan pola makan mirip orang Jepang. Ia percaya kalau kedelai termasuk jenis makanan antipenuaan terbaik.
"Sewaktu kecil, saya minum susu kedelai segar buatan ibu setiap hari, dan kami lebih sering makan tofu dibandingkan daging dan produk susu lainnya. Saya yakin kedelai bisa menyembuhkan jerawat dan meminimalkan kekeringan kulit," ujar Jessica.
Orang Jepang juga berpendapat, green tea membantu memperlambat proses penuaan. Mereka mengonsumsi minuman kaya antioksidan ini sepanjang waktu, pastinya jauh lebih baik daripada kopi, jus buah kemasan, ataupun diet coke.
Lihatlah gaya hidup mereka yang begitu sehat. Jumlah perempuan yang merokok di Tokyo hanya sekitar 10 persen. Mereka juga cukup taat membatasi konsumsi makanan berkadar gula tinggi. Ia bercerita, "Sewaktu tinggal di Los Angeles, saya suka irisan jeruk sebagai makanan penutup, bukan kue cokelat. Ternyata, di antara  para sepupu, hanya saya yang tidak berjerawat saat remaja."
Berdasarkan penelitian terbaru, konsumsi gula yang berlebihan dapat memicu infeksi jerawat dan merusak lapisan kolagen.
Balurkan tabir surya setiap hari
Kalau Anda pernah menemukan turis-turis Jepang berseliweran, Anda akan melihat perempuan Jepang selalu menggunakan payung saat cuaca sedang terik.
"Mereka memang sangat fanatik menjaga kulit dari sengatan matahari untuk menghindari flek-flek hitam di wajah," ujar Susan Taylor, MD, seorang dokter kulit asal Philadelphia. Sebagai seorang keturunan Afrika-Amerika, Susan sengaja memberikan perhatian khusus kepada pasien kulit berwarna.
Pada prinsipnya flek hitam bisa dialami oleh semua warna kulit, kecuali mereka yang berhati-hati menjaga kulit. Ternyata, kaum hawa di Jepang telah melakukannya lebih awal, yaitu sejak usia 20-an.
Jika dibandingkan dengan perempuan Kaukasia, kulit mereka memang mengandung lebih banyak melanin sehingga pigmentasi akan mudah terlihat. Akan tetapi, jika disandingkan dengan keturunan Melayu atau Latin, melanin mereka lebih sedikit.
Melanin juga berfungsi sebagai pelindung alami dari sinar matahari. Kulit perempuan Jepang lebih mudah terbakar daripada mereka yang berkulit gelap. "Untuk mencegah munculnya noda di wajah, ibu-ibu di sana mulai memakaikan tabir surya kepada bayi mereka sejak lahir," ungkap Yuko Hosnino, seorang spesialis kulit dari Shiseido Tokyo.
Hasilnya, perempuan Jepang bukan hanya terhindar dari flek hitam ketika dewasa, tetapi kerutan di muka pun lebih sedikit. Kerutan yang muncul di usia 40-an dan 50-an sebenarnya lebih disebabkan akibat dampak buruk paparan sinar ultraviolet yang sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu.
Jadi, gunakanlah tabir surya setiap hari—bukan hanya saat kita berada di pantai—agar kulit tidak rusak dan selalu sehat.

Ratakan warna kulit
Ketika kita sudah rutin menggunakan tabir surya, langkah berikutnya adalah meminimalkan flek hitam yang terlanjur menempel di wajah. Yoko Kisara, seorang penulis kecantikan di Tokyo, menyarankan memakai krim yang memperlambat produksi pigmen -biasa disebut pemutih, brightening atau tone corrector. Fungsinya sama: memutihkan dan meratakan warna kulit di bagian tertentu.
Jika perbedaan warna kulit terlihat sangat jelas, Jessica Wu, MD, seorang dokter kulit di Los Angeles asal Taiwan, mengatakan lebih baik Anda pergi ke dokter kulit untuk meminta obat yang mengandung hydroquinone atau tretinoin (Retin-A) dengan kadar tertentu.
Anda juga dapat menjalani terapi pengelupasan kulit, lewat obat-obatan kimia atau terapi Intense Pulse Light (IPL) yang menggunakan sinar khusus untuk memperbaiki warna kulit.
Jaga kelembaban kulit
"Tidak banyak perempuan Jepang usia di atas 40-an yang mengeluh kulit mereka kering," ujar Hideko Hattori, seorang dokter kulit di Tokyo. Ini terjadi antara lain berkat bantuan alam.
Tingkat kelembaban beberapa wilayah di Jepang memang cukup tinggi, sehingga masih ada saja perempuan separuh baya di sana yang mengeluh wajah mereka kelebihan minyak. Anda memang tidak dapat mengubah iklim, tapi Anda bisa meniru beberapa kebiasaan, agar kulit bebas dari kekeringan dan tetap lembab.
Sebagian besar orang Jepang jarang menggunakan AC maupun pemanas ruangan. Bahkan, ketika musim panas banyak perusahaan mengeluarkan kebijaksanaan "cool biz", yaitu mengizinkan para karyawannya berbusana kasual, supaya lebih nyaman saat udara sedang panas. Hasilnya, kulit mereka tetap lembab.
Perempuan Jepang juga sangat disiplin dalam ritual melembabkan kulit. "Banyak di antara mereka rela memakai bermacam-macam jenis produk yang fungsinya hampir sama. Setidaknya dua dari tiga produk tersebut berguna untuk melembabkan kulit. Sementara, kebanyakan wanita Amerika, justru lebih suka mengandalkan satu jenis krim saja dengan harapan berbagai masalah kulit dapat teratasi dengan baik," ujar Yoko.
Contohnya, Ikuko Watanabe, seorang fashion stylist berusia 50, memakai krim pelembab dan toner yang berfungsi melembabkan kulit, serum pelembab, serum mencerahkan kulit, dan tabir surya sekaligus pelembab. Bahkan, ditambah lagi dengan masker pelembab wajah, setidaknya seminggu sekali. Hm... tentu saja kulit mereka jadi lembab dengan cara itu.
Pijat area wajah dan leher
Dalam adat Cina dan Jepang, pijat wajah merupakan bagian ritual perawatan kulit. "Ibu saya menyarankan, selagi muda lakukan pemijatan setiap malam, setelah membersihkan wajah," lanjut Jessica.
Kegiatan ini adalah bagian dari tradisi akupunktur dan acupressure Asia Timur yang bisa melancarkan peredaran darah, sehingga kulit wajah lebih segar dan mudah menyerap berbagai produk perawatan kulit.
Menariknya lagi, lokasi pemijatan wajah sama dengan titik dimana botoks disuntikkan oleh para dokter kulit. Contohnya, di antara kedua alis, garis ekspresi atau senyum, dan di samping kedua mata bagian luar."
Ia juga percaya, kalau kita teratur memijat wajah, hasilnya bisa segera dibuktikan. "Sekitar 15 tahun lalu, ketika saya mulai melakukan praktek botoks dan suntik kolagen, saya menawarkan terapi ini kepada ibu saya yang berusia 55. Namun, ketika ia duduk di ruang praktek dan tangan saya mulai bereaksi, saya baru sadar ternyata ia tak memiliki kerutan sama sekali," tandasnya terpana.

Sumber: Kompas
Kamis, 18 November 2010 - , , , , 0 komentar

Tips dan Trik Make-up Wajah Cewek Wanita Hitam Manis

Tak dapat dipungkiri bahwa tren dunia kecantikan seolah-olah hanya “berpihak” pada mereka yang memiliki kulit wajah yang putih bersih. Gelar “cantik” seakan-akan hanya pantas disandang oleh mereka yang memiliki kulit putih. Jika sebenarnya seorang perempuan sudah terlihat cantik namun dia memiliki kulit yang gelap, maka dianggap nilai kecantikan perempuan tersebut kurang.
Lambat laun anggapan ini akhirnya dapat terbantahkan. Banyak selebritis dunia tetap dapat terlihat cantik walaupun memiliki kulit gelap. Bagi mereka, kulit gelap bukan menjadi penghalang untuk dapat terlihat modis & menarik. Bahkan bagi sebagian orang, warna kulit gelap memiliki daya tarik tersendiri, karena akan terlihat seksi sekaligus eksotis.
Bedak: Kulit gelap cenderung terlihat berminyak karena efek pantulan cahaya dari kulit itu sendiri. Agar make-up tidak tampak “berat”, gunakan sedikit bedak bayi setelah menggunakan foundation. Miliki juga bedak warna “translucent”, yang dapat membuat wajah terlihat lebih “fresh” serta berguna untuk mengontrol kadar minyak.

Eye Shadow: Hindari warna-warna yang terlalu terang. Cobalah warna : grey,brown (warna soft). Warna biru tua,wine,purple (warna atraktif). Warna : silver,bronze,gold, & terra-cotta (warna shimmer).

Mascara: Jangan lupakan pemakaian mascara, karena mata akan tampak sayu tanpa pemakaian benda yang satu ini. Gunakan warna yang sedikit “berani” seperti navy atau dark purple.



Blush-On: Pilih warna deep rose, apricot, coral & deep orange. Untuk kulit sangat gelap, gunakan warna rose pink untuk pesta siang hari, dan warna-warna seperti bronze,plum, & wine untuk pesta malam hari.

Untuk kesempatan yang special, gunakan sentuhan nuansa warna gold agar terlihat lebih glamour. Yang perlu diingat jika memiliki kulit wajah yang berminyak, gunakan blush-on berbentuk bubuk (powder).
Lipstick: Hindari warna-warna pucat (nude). Agar bisa mendapatkan kesan eksotis, gunakan warna apricot, blackberry, caramel, serta red. Warna-warna lain yang bisa dijadikan alternatif adalah : copper,coral,bronze,wine,burgundy, chestnut ataupun maroon.

Untuk menciptakan pilihan warna baru, anda dapat mengkombinasikan 2 warna (blending) sehingga akan didapatkan warna-warna yang paling sesuai dengan warna kulit anda serta lain dari yang lain.Untuk pesta malam hari, gunakan warna lipstick yang lebih gelap namun tampak intense seperti violet atau fuschia. Jika warna yang digunakan nampak terlalu terang, campurkan dengan lipstick warna kecoklatan.

Highlighter: Berfungsi untuk mempercerah rona kulit wajah anda.Gunakan di sekitar mata, hidung, di atas tulang pipi, dan sekitar atas bibir.

“The Balancing Rules”: Yang perlu diingat adalah dominasi salah satu unsur. Pilih yang bisa menonjolkan kelebihan wajah, dan tentukan salah satunya. Contohnya, jika anda ingin menonjolkan warna lipstick karena bibir anda indah, akan lebih baik jika warna eye shadow lebih “redup” dari warna lipstick. Pilih yang mana yang akan lebih ditonjolkan.

Jadi, memiliki kulit gelap bukan halangan untuk tampil cantik, asalkan tahu Tips dan Trik Make-up Wajah Cewek Hitam Manis yang tepat.






sumber :http://dunia-panas.blogspot.com/2010/11/tips-dan-trik-make-up-wajah-cewek.html