Tanpa sadar, kita hanya butuh waktu antara 90 detik dan 4 menit untuk menyadari apakah seseorang sedang flirting pada kita atau tidak. Menggunakan bahasa tubuh adalah hal yang paling umum untuk kita mengetahui apakah ia suka pada kita atau tidak. Tentu, bahasa tubuh bukan satu-satunya cara untuk mengenali hal tersebut. Menurut Discovery Health, kita menyadari seseorang sedang flirting pada kita sebanyak 55 persen sinyal tersebut datang dari bahasa tubuh, 38 persen dari nada dan kecepatan suara, serta 7 persen dari ucapan.
Jelas sudah, bahasa tubuh saat flirting ternyata lebih jelas mengungkapkan isi hati, dan bukan kata-kata genit untuk mengajak kenalan. Tentunya, ada perbedaan antara pria dan wanita saat flirting. Apa saja?
Perempuan
Beberapa hal yang menunjukkan seorang perempuan tertarik kepada pria:
* Ia akan memberi sinyal "mengundang" dengan tatapan sensualnya.
* Ia pun akan melakukan gerakan dengan ujung jarinya. Misalnya, memutar bagian lingkar gelas, memutar pulpen, memijat pundak atau lehernya sendiri, atau menyentuh atau memijat pelan lengan si pria.
* Bermain dengan rambutnya adalah salah satu senjata yang dilakukan oleh perempuan untuk memberi tahu bahwa ia menyukai seorang pria. Banyak cara untuk bermain dengan rambutnya, bisa dengan mengibaskan, menyelipkan di balik kuping, bermain dengan poni, atau melilitkan rambut pada salah satu jemarinya.
* Bibir pun tak hanya berfungsi untuk berbicara. Bermain dengan bibirnya juga menandakan ia tertarik pada pria. Baik dengan mengaplikasikan lipstik berwarna merah maupun memakan saus cokelat dengan perlahan juga bisa menjadi cara untuknya menunjukkan ketertarikannya.
* Menyilangkan dan mengganti silang kaki secara berulang juga merupakan salah satu cara penarik perhatian.
* Senyum manis yang dilemparkan kepada satu orang secara terus-menerus juga merupakan tanda yang sudah sangat jelas bahwa ia tertarik.
Laki-laki
Pria senang mengejar wanita. Salah satu bagian dari pengejaran yang dilakukan pria adalah dengan mengirimkan pesan bahwa ia tertarik pada seorang perempuan. Salah satu contohnya, ia akan berusaha membuat dirinya terlihat tegap dan tinggi. Sebagian pria juga akan menaruh tangannya di pinggang. Ia pun juga bisa saja memainkan rambutnya, merapikan kancing lengan kemejanya, merapikan baju, dan melirik ke cermin untuk memastikan tidak ada sesuatu yang memalukan di wajahnya. Lainnya:
* Ia akan sedikit menaikkan alis matanya saat menatap si perempuan.
* Ia pun tak segan melakukan ketidaksengajaan, seperti menabrakkan diri.
* Saat di luar waktu kerja, pria senang bersantai. Namun, bila ia merapikan dasi dan bajunya saat melihat seorang wanita, berarti ia tertarik.
* Cara lainnya adalah dengan mendekatkan diri kepada si perempuan dan memasang muka serius saat mendengarkan si perempuan.
* Senyum yang malu-malu juga mengisyaratkan ketertarikannya.
* Ia akan mencari cara untuk menyentuh lengan, punggung, lutut, pundak, atau bagian tubuh lain yang tidak mengisyaratkan tempat terlarang. Jika dilakukan dengan benar dan diterima baik, si perempuan bisa merasa tersanjung karenanya.
* Ia pun akan memastikan bahwa bahasa tubuhnya terbuka. Artinya, ia tak akan melipat tangannya atau memutarbalikkan tubuhnya seperti tak tertarik. Ia justru akan melakukan sebaliknya.
Ada sedikit perbedaan cara antara pria dan wanita dalam memberi isyarat bahwa ia tertarik dengan lawan jenisnya. Namun, yang paling membuat lawan jenisnya tersanjung adalah dengan menirukan bahasa tubuh si orang yang ia taksir.
Sumber: kompasfemale
Tampilkan postingan dengan label flirting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label flirting. Tampilkan semua postingan
Selasa, 11 Januari 2011 -
artikel,
flirting,
life style,
pria,
wanita
0
komentar
artikel,
flirting,
life style,
pria,
wanita
0
komentar
Beda Bahasa Tubuh Pria dan Wanita Saat "Flirting"
Jumat, 26 November 2010 -
artikel,
flirting,
kehidupan,
life style,
tips,
wanita
0
komentar
artikel,
flirting,
kehidupan,
life style,
tips,
wanita
0
komentar
5 Gaya "Flirting" Anda yang Disukai Pria
Tertarik dengan rekan kerja Anda, atau pada pria ganteng yang Anda lihat saat training? Melakukan flirting adalah salah satu cara untuk menarik perhatiannya. Asal tahu saja, pria menanggapi flirting dari Anda sama seriusnya dengan saat Anda menanggapi flirting-nya. Namun, hindari cara-cara murahan seperti mendadak gelisah sambil memainkan rambut, atau melakukan gerakan-gerakan dance yang provokatif (jika Anda menemukan pria ini di kafe atau kelab malam). Lima gaya flirting berikut bisa Anda coba.
1. Berani menyapa lebih dulu. Jika Anda tergolong orang yang selalu menyapa lebih dulu, berbahagialah, karena Anda tak hanya menyenangkan untuk kaum wanita, tetapi khususnya juga pria. Satu kesamaan di antara semua pria yang pernah disurvei, mengatakan bahwa mereka suka sekali ketika perempuan berani mengambil kontrol dan melakukan inisiatif lebih dulu. Datang saja, dan katakan "halo". Tersenyum juga sangat berarti. Pria tidak butuh yang lebih dari itu. "Saya tidak melihat apa yang salah dengan melakukan taktik tersebut, selama Anda terbuka dengan sikap ramah dan menyenangkan," tutur Adam, salah seorang pria yang disurvei.
2. Menggoda, tapi tidak menyinggung perasaan. "Saya senang kalau perempuan menggoda saya," kata Nick. "Itu playful dan menghibur." Cara ini juga lebih baik daripada Anda berusaha membuat pria ganteng yang Anda lihat di rumah teman Anda itu terkesan dengan membeberkan teori Anda tentang konspirasi politik di tanah air. Melontarkan joke yang ringan tapi menyegarkan, lebih "kena" buat pria. Pria biasa nimbrung dengan obrolan pria-pria lain yang baru dikenalnya dengan cara ini, jadi ia pun tak akan tersinggung dengan joke dari Anda.
3. Mendengarkan ketika mereka berbicara. Setelah mengatakan "halo" dan saling berbagi senyuman, ajak dia ngobrol, dan dengarkan apa yang dikatakannya. Pria tidak suka ketika berbicara dengan seorang perempuan, dan perempuan itu hanya pura-pura mendengarkan. "Kesannya, ia hanya diam sebentar, menunggu untuk berbicara lagi," kata Bram (bukan nama sebenarnya). Yang asik adalah jika Anda menanyakan banyak pertanyaan, dan memberi jawaban yang menarik ketika ditanya.
4. Tanyakan tentang olahraga yang mereka lakukan. Tentu, Anda bisa menanyakan hal ini jika pria tersebut tampak memiliki tubuh yang terawat baik. Katakan sesuatu seperti, "Kamu olahraga dimana? Kayaknya badanmu fit banget." Kebanyakan pria tidak akan menghabiskan waktu untuk mengaca, mengeluh kapan bodinya bisa seperti David Beckham. Namun ketika mereka memang memiliki tubuh yang ramping berotot, pujian dari Anda akan membuatnya melayang.
"Saya tahu kalau saya bukan orang paling ganteng sedunia," kata Ivan, "tapi kalau ada perempuan memuji lengan saya, atau bilang bahwa kelihatannya saya rajin merawat diri, atau apapun semacam itu, saya jadi tahu bahwa yang saya lakukan itu disukainya."
5. Beri sentuhan. Sentuhan ini sebaiknya dilakukan seolah-olah tanpa sengaja. Sentuh secara ringan lengan, paha, atau bagian punggungnya, sambil tetap ngobrol. Tetapi jangan memaksa. Pria juga tidak tahan dengan perempuan yang agresif secara fisik. Meskipun mereka tertawa-tawa, dan tampak membalas "keramahtamahan" tersebut, tidak berarti mereka menyukainya. Sering terjadi, mereka bahkan tengah menguji Anda. Sama seperti ketika mengatakan "halo" atau tersenyum pada awal pertemuan, tak perlu memamerkan gestur-gestur tertentu yang membuat Anda terlihat sekali ingin diperhatikan.
Sumber: Kompas
1. Berani menyapa lebih dulu. Jika Anda tergolong orang yang selalu menyapa lebih dulu, berbahagialah, karena Anda tak hanya menyenangkan untuk kaum wanita, tetapi khususnya juga pria. Satu kesamaan di antara semua pria yang pernah disurvei, mengatakan bahwa mereka suka sekali ketika perempuan berani mengambil kontrol dan melakukan inisiatif lebih dulu. Datang saja, dan katakan "halo". Tersenyum juga sangat berarti. Pria tidak butuh yang lebih dari itu. "Saya tidak melihat apa yang salah dengan melakukan taktik tersebut, selama Anda terbuka dengan sikap ramah dan menyenangkan," tutur Adam, salah seorang pria yang disurvei.
2. Menggoda, tapi tidak menyinggung perasaan. "Saya senang kalau perempuan menggoda saya," kata Nick. "Itu playful dan menghibur." Cara ini juga lebih baik daripada Anda berusaha membuat pria ganteng yang Anda lihat di rumah teman Anda itu terkesan dengan membeberkan teori Anda tentang konspirasi politik di tanah air. Melontarkan joke yang ringan tapi menyegarkan, lebih "kena" buat pria. Pria biasa nimbrung dengan obrolan pria-pria lain yang baru dikenalnya dengan cara ini, jadi ia pun tak akan tersinggung dengan joke dari Anda.
3. Mendengarkan ketika mereka berbicara. Setelah mengatakan "halo" dan saling berbagi senyuman, ajak dia ngobrol, dan dengarkan apa yang dikatakannya. Pria tidak suka ketika berbicara dengan seorang perempuan, dan perempuan itu hanya pura-pura mendengarkan. "Kesannya, ia hanya diam sebentar, menunggu untuk berbicara lagi," kata Bram (bukan nama sebenarnya). Yang asik adalah jika Anda menanyakan banyak pertanyaan, dan memberi jawaban yang menarik ketika ditanya.
4. Tanyakan tentang olahraga yang mereka lakukan. Tentu, Anda bisa menanyakan hal ini jika pria tersebut tampak memiliki tubuh yang terawat baik. Katakan sesuatu seperti, "Kamu olahraga dimana? Kayaknya badanmu fit banget." Kebanyakan pria tidak akan menghabiskan waktu untuk mengaca, mengeluh kapan bodinya bisa seperti David Beckham. Namun ketika mereka memang memiliki tubuh yang ramping berotot, pujian dari Anda akan membuatnya melayang.
"Saya tahu kalau saya bukan orang paling ganteng sedunia," kata Ivan, "tapi kalau ada perempuan memuji lengan saya, atau bilang bahwa kelihatannya saya rajin merawat diri, atau apapun semacam itu, saya jadi tahu bahwa yang saya lakukan itu disukainya."
5. Beri sentuhan. Sentuhan ini sebaiknya dilakukan seolah-olah tanpa sengaja. Sentuh secara ringan lengan, paha, atau bagian punggungnya, sambil tetap ngobrol. Tetapi jangan memaksa. Pria juga tidak tahan dengan perempuan yang agresif secara fisik. Meskipun mereka tertawa-tawa, dan tampak membalas "keramahtamahan" tersebut, tidak berarti mereka menyukainya. Sering terjadi, mereka bahkan tengah menguji Anda. Sama seperti ketika mengatakan "halo" atau tersenyum pada awal pertemuan, tak perlu memamerkan gestur-gestur tertentu yang membuat Anda terlihat sekali ingin diperhatikan.
Sumber: Kompas
Langganan:
Postingan (Atom)
