Kamis, 13 September 2012 - , , 0 komentar

Draft Proposal Penelitian


PROPOSAL PENELITIAN

BAB I   PENDAHULUAN
1.1.  Latar Belakang
1.2.  Identifikasi Masalah
1.3.  Rumusan Masalah
1.4.  Tujuan Penelitian
1.5.  Manfaat Penelitian/Kegunaan Penelitian

BAB II   TINJAUAN PUSTAKA,KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS
             2.1. Tinjauan Pustaka
                    2.1. Kinerja Karyawan
                    2.2. Lingkungan Kerja
                    2.3. Kepemimpinan
             2.3. Hasil Penelitian Terdahulu
             2.4. Kerangka Pemikiran
             2.5. Hipotesis Penelitian

BAB III METODELOGI PENELITIAN
             3.1. Tempat dan Waktu  Penelitian
                     3.1.1. Tempat Penelitian
                     3.1.2.  Waktu Penelitian
             3.2. Jenis Penelitian
             3.3. Variabel Penelitian
                        3.3.1. Operasional Variabel
                        3.3.2. Indikator Variabel
           3.4.  Populasi dan Sampel
                        3.4.1. Penetapan Populasi
                        3.4.2. Penetapan Sampel
          3.5. Teknik Pengumpulan Data
                        3.5.1. Teknik Angket
                        3.5.2. Dokumentasi
         3.6. Teknik Analisis Data
                        3.6.1. Uji Validitas & Reliabilitas
                                  3.6.1.1. Uji Validitas
                                  3.6.1.2. Uji Reliabilitas
                        3.6.2. Uji Asumsi Kelasik
                                  3.6.2.1.1. Uji Normalitas
                                  3.6.2.1.2. Uji Heteroskedastisitas
                                  3.6.2.1.3. Uji Multikolinearitas
                        3.6.3. Analisis Regresi Linier Berganda
                                  3.6.3.1. Uji t Statistik
                                  3.6.3.2. Uji F Statitik
                                  3.6.3.3. Uji Koefisien Determinasi
        
            DAFTAR PUSTAKA
            LAMPIRAN

Metode Penelitian


Pengertian metode penelitian

 Metode penelitian                        ®     merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu.

Cara ilmiah                                  ®     berarti kegiatan penelitian itu didasarkan pada ciri-ciri keilmuan yaitu rasional, empiris, dan sistematis.

     rasional               =   berarti kegiatan penelitian itu dilakukan dengan cara-cara yang masuk akal, sehingga terjangkau oleh penalaran manusia.
Empiris               =   berarti cara-cara yang dilakukan itu dapat diamati oleh indra manusia, sehingga orang lain dapat mengamati dan mengetahui cara-cara yang digunakan.
Sistematis            =     artinya proses yang digunakan dalam penelitian itu menggunakan langkah-langkah tertentu yang bersifat logis.

Seorang peneliti ilmiah harus :

Berpikir skeptis      =            yaitu selalu mananyakan bukti atau fakta yang dapat mendukung setiap pernyataan.

Berpikir analitis      =            yaitu selalu menganalisis setiap pertanyaan atau persoalan mana yang relevan mana yang tidak relevan mana yang utama dan mana yang tak utama.

Berpikir kritis         =            yaitu selalu mendasarkan pikiran dan pendapat pada logika dan mampu menimbang berbagai hal secara objektif berdasar data dan analisis akal sehat (commonsense)




Tujuan dan kegunaan :
 Tujuan penelitian
Ada 3 macam, yaitu yang bersifat :
Penemuan               ®   berarti data yang diperoleh dari penelitian itu adalah data yang betul-betul baru yang sebelumnya belum pernah diketahui
Pembuktian            ®   berarti data yang diperoleh itu digunakan untuk membuktikan adanya keragu-raguan terhadap informasi atau pengetahuan tertentu.
Pengembangan                   ®   berarti untuk memperdalam dan memperluas pengetahuan yang telah ada.

 Kegunaan penelitian :
Memahami                   ®   berarti memperjelas suatu masalah atau informasi yang tidak diketahui dan selanjutnya menjadi tahu.
Memecahkan               ®   berarti meminimalakn atau menghilangkan masalah.
Mengantisipasi                   ®   berarti mengupayakan agar masalah tidak terjadi.
Metode penelitian bisnis :

Adalah cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan, dibuktian, dan dikembangkan suatu pengetahuan sehingga pada gilirannya dapat digunakan untuk memahami, memecahkan, dan mengantisipasi masalah dalam bidang bisnis

PERENCANAAN KINERJA


PERENCANAAN STRATEGIS :

Adalah proses memformulasikan,mengimplementasikan dan mengevaluasi keputusan yang memungkinkan organisasi mencapai tujuanannya

1. Proses Perencanaan Strategis. ( Greenberg dan Baron, 2003: 598)

  • Define goals
  • Define the scopes of product and services
  • Assess internal resources
  • Assess the external environment
  • Analyze internal arangement
  • Assess competitive advantage
  • Develop a competitive strategy
  • Communicate the strategy to stakeholder
  • Implement the strategy 
  • Evaluate the outcomes

TUJUAN DAN SASARAN KINERJA

PENGERTIAN TUJUAN:
    Sebagai apa yang diharapkan untuk dicapai oleh suatu organisasi,fungsi,departemen dan individu dalam suatu periode tertentu.

ARTI PENTINGNYA MENETAPKAN TUJUAN
Sebagai proses manajemen yang memastikan bahwa setiap pekerja individu tahu peran apa yang harus mereka lakukan dan hasil apa yang perlu mereka capai untuk organisasi memungkinkan pekerja mengetahui apa yang diperlukan dari mereka, atas dasar apa kinerja harus dilakukan dan bagaimana kontribusinya akan dinilai.

TINGKATAN TUJUAN
  • Corporate level
  • Senior management level
  • Business-unit, functional /departement level
  • Team level
  • Idividual level
Proses Mencapai  Tujuan 
Tingkat                                             sasaran
Korporat            memperbaiki tingkat pelayanan pe
                                      Langgan

Fungsional            memperinci aspek pelayanan pela
                                      Nggan untuk mana fungsi pertang
                                      Gungjawaban dan target fungsi
                                      Onal menyeluruh untuk perbaikan
                                      Pelayanan.

Tim                              memperinci target team dalam bida
                                      Dang fungsional pelayanan pelang
                                      Gan dan perbaikan target untuk
                                      Fungsi

Individu                   memperinci target individu untuk   member            
                                      kontribusi bagi prestasi target tim 

KARAKTERISTIK TUJUAN YANG EFEKTIF( Armstrong dan Baron 1998)

  1. Consistance
  2. Precise
  3. Challenging
  4. Measurable
  5. Achievable
  6. Agreed
  7. Time-related
  8. Teamwork-oriented 

TUJUAN YANG EFEKTIF ( Harvard Business Essentials ,2006)

  1. Recognized as important
  2. Clear in specific terms
  3. Written in specific terms
  4. Measurable and framed in time
  5. Aligned with organizational strategy
  6. Achievable but challenging
  7. Supported by appropriate reward

Empat langkah menyelesaikan tujuan secara efektif

  1. Memecah masing-masing tujuan ke dalam tugas spesifik, dengan hasil yang jelas.
  2. Merencanakan pelaksanaan dari tugas tersebut, disertai jadual waktu
  3. Menggabungkan sumber daya yang diperlukan memenuhi setiap tugas
  4. Melaksanakan rencana 

Tujuan dapat memfasilitasi kinerja

Beberapa komponen yang perlu dipertinbangkan:
1. The goal content (muatan tujuan )
    Lima karakteristik utama:
  • Challenging,
  • Attainable,
  • Specific and measurable
  • Time- limited,
  • Relevant and 
2. Goal commitment (komitmen pada tujuan)
    Enam faktor yang mempengaruhi komitmen pada tujuan :
  • Supervisory authority,
  • Peer and group pressure
  • Publik display
  • Expectation of success
  • Incentive and reward
  • Participation.
3. Work behavior ( perilaku kerja )
    Empat faktor mempengaruhi perilaku kerja:
  • Direction,
  • Effort,
  • Persistence
  • Planning
4. Feedback aspects ( aspek umpan balik )
    Komponen lain mempengaruhi kinerja:
  • Job knowledge and ability
  • The complexity of the task
  • Situational constraints
  • Knowledge of result atau feedback





- , , 0 komentar

Contoh Kasus Analisis posisi

Analisis posisi PT Widya Garmen(WG)


1.Ditinjau dari aspek hambatan untuk masuk:

Dari parameter skala ekonomi ; Untuk mendirikan pabrik kaos kaki diperlukan skala ekonmomis produksi yang besar( 4 dari skala 5), artinya pabrik kaos kaki tidaklah cukup menarik jika jumlah produksi kaos kaki yang dihasilkan tidak dalam jumlah besar.PT WG  dapat bertahan karena produknya mendapat pesanan dari perancis, dan Belanda dalam jumlah yang besar setiap tahunnya.
Dari parameter kebutuhan modal, pabrik  membutuhkan modal yang tinggi (4 dari skala 5 ) Karena  harus memiliki mesin-mesin pintal yang dapat menjaga kualitas dan kuantitas produksinya. 

2.Dari aspek persaingan antar pesaing:

   Untuk parameter jumlah persaingan seimbang  di Bandung produksi kaos kaki tidak terlalu besar, Artinya persaingan antar kompetitor tidak terlalu ketat. Untuk parameter pertumbuhan industri kaos kaki dapat dikatakan lambat. Sedangkan. Untuk parameter biaya simpan cukup tinggi, Artinya; produsen kaos kaki sebaiknya mencantumkan variabel kecepatan perputaran persediaan  dalam kontrol kinerjanya. Karena makin lama kaos kaki disimpan akan menimbulkan biaya yang mahal.

Pada masing-masing aspek terdapat bebarapa parameter. Parameter-parameter ini dalam rancangan Sistim Manajemen Kinerja harus dicermati untuk dipertimbangkan apakah akan menjadi variabel kunci untuk dikelola atau tidak, tergantung kondisi dari masing –masing perusahaan dan lingkungan industri yang ada.

Analisis tujuh aspekCSF (Critical Success Faktor)

1.Ditinjau dari  aspek infrastruktur perencanaan:
Untuk parameter sistem perencanaan PT WG lebih lemah dibanding dengan PT Saphira. Untuk parameter sistim informasi dan komunikasi,Struktur organisasi, Budaya perusahaan,Kemampuan kepemimpinan, dan citra perusahaan. Dalam aspek ini hanya parameter manajemen pengendalian saja PT WG seimbang dengan PT Saphira. 

2.Dari aspek keuangan
   PT WG lemah ditinjau dari kemampuan modal, kemampuan untuk akusisi dan divestasi, serta untuk parameter manajemen modal kerja dan manajemen pajak hanya seimbang.

3.Dari aspek sumber daya manusia:
   PT WG seimbang dengan PT Saphira ditinjau dari parameter seleksi, promosi,penempatan, sistem perhargaan, dan hubungan perburuhan serta lemah dari sisi organisasi sumber daya manusia. Analisa dapat dilakukan untuk aspek-aspek Teknologi, Operasi,Pemasaran dan penjualan.

Dari hasil  analisis :                       
Persaingan akan dapat diketahui posisi perusahaan relatif terhadap kompetitor langsung.

Analisis persaingan tidak harus selalu  diperbandingkan antara perusahaan sejenis, tetapi dapat juga diperbandingkan dengan perusahaan yang berbeda jenis.




Elemen Struktur Industri

Elemen Struktur Industri: Lima Kekuatan Porter



INDUSTRI: Bagan Sistem Analisis Persaingan



Untuk mengidentifikasi kekuatan internal perusahan ada 7 aspek CPF (Critical Success Factor) yang perlu dikaji :
  1. Managerial Infrastructure (Infrastruktur   perencanaan.
  2. Finace ( keuangan )
  3. Human resource Managemen ( M S D M)
  4. Tecnology (Teknologi)
  5. Procurement ( Pengadaan )
  6. Manufacturing ( Operasi )
  7. Sales and marketing ( Pemasaran dan penjualan )



TAHAP PERANCANGAN SISTEM MANAJEMEN KINERJA

Terdiri dari: 

- Fondasi
- Informasi dasar
- Perancangan
- Penerapan 
- Penyegaran

TAHAP 0: FONDASI

4 fondasi dalam mengembangkan sistem manajemen kinerja yaitu: kemitraan,   pemberdayaan,   perbaikan kinerja yang terintegrasi,   dan tim yang mandiri

5 kaidah perancangan sistem manajemen kinerja:mudah dimengerti,  berorentasi jangka panjang,  berdasarkan basis waktu,  fukus pada perbaikan berkelanjutan, dan menggunakan pendekatan kuantitatif

TAHAP 1: INFORMASI DASAR

Sebagai masukan dalam perancangan Sistem Manajemen Kinerja menyangkut lingkungan usaha yang saat ini sedang digeluti

Mencakup informasi tentang 
     industri, pemerintah dan masyarakat,( contoh : Kasus perusahaan tekstil di Bandung )
     pasar dan pesaing , serta
     produk dan jasa .

TAHAP 2: PERANCANGAN

Penentuan: 
- Visi
- Misi
- Strategi
- Kerangka kerja
    - Variabel Kinerja
    - Keterkaitan
    - Kaji Banding.

TAHAP 3: PENERAPAN

Menerapkan rancangan yang mencakup: display, laporan, sosialisasi, analisis manfaat/biaya, modifikasi proses, pelatihan, sumber daya dan kedudukan SMK saat ini terhadap SMK yang baru
 dengan perangkat pendukung
    4 pilar utama: Pengukuran kinerja,  evaluasi hasil pengukuran, diagnose identivikasi proses pengukuran dan tindak lanjut yang harus dilakukan

TAHAP 4: PENYEGARAN

Merupakan langkah evaluasi terhadap sistem manajemen kerja yang dirancang.



DASAR PERANCANGAN SISTEM MANAJEMEN KINERJA

Harus dapat mengakomodasikan sistem operasi dari sebuah perusahaan

7 KRITERIA MASKELL(1981):
  1. SMK yang dirancang  hendaknya  berkaitan langsung dengan strategi perusahaan.
  2. Variabel sebaiknya diukur menggunakan ukuran nonfinansial
  3. SMK harus fleksibel dan dapat  bervariasi tergantung dari lokasi perusahaan
  4. SMK yang dirancang harus bersifat dinamis, selalu diperbarui seiring perubahan waktu
  5. SMK yang dirancang harus sesederhana mungkin dan mudah dioperasikan
  6. SMK tersebut harus dimungkinkan adanya umpan balik yang cepat bagi operator dan manajer yang bertanggung jawab, agar dapat diambil tindakan segera mungkin untu perbaikan.
  7. SMK yang dirancang harus ditujukan untk proses perbaikan, bukan sekedar untuk pemantauan.

7 kriteria Globerson (1996):
  1. Kriteria kinerja yang akan diukur dalam setiap level organisasi harus berasal dari tujuan perusahaan.
  2. SMK yang dirancang harus memungkinkan untuk digunakan sebagai  alat membandingkan  antar perusahaan sejenis.
  3. Tujuan perancangan SMK harus didefinisikan dengan jelas dari sejak awal
  4. Metode pengumpulan dan pengolahan data yang akan digunakan dalam SMK harus didefinisikan dengan jelas.
  5. Dalam menentukan besaran variabel, penggunaan rasio variabel lebih disukai dibanding penggunaan angka absolut.
  6. Kriteria kinerja yang dirancang harus dibawah kendali unit organisasi yang berhak mengevaluasi.
  7. Kriteria kinerja kuantitatif lebih disukai daripada kualitatif.



Jumat, 11 Mei 2012 - , , , 0 komentar

Mengetahui Akreditasi Perguruan Tinggi Di Indonesia

Untuk mengetahui suatu perguruan tinggi baik negeri maupun swasta terakreditasi di BAN-PT atau tidak dapat dilihat melalui official website BAN-PT http://ban-pt.kemdiknas.go.id/direktori.php.


Melalui form ini kita bisa menyortir berdasarkan kriteria tertentu. Jika kita ingin mengetahui akreditasi perguruan tinggi tertentu saja, maka masukan bagian dari nama perguruan tinggi, nanti akan muncul opsi yang bisa di klik. Tidak perlu mengisikan keseluruhan yang di tanyakan. kemudian klik "Cari".

Semoga bermanfaat...


Sumber: BAN-PT





Matriks Analisis Lingkungan dan Trend-nya

Matriks Analisis Lingkungan dan Trend-nya



Elemen Kerja
Ekonomi
1.
2.
3.
Teknologi
1.
2.
3.
Politik-Hukum
1.
2.
3.
Sosiokultural
1.
2.
3.
Komunitas




Pesaing




Kreditur




Pelanggan




Karyawan/ Serikat Pekerja




Pemerintah




Kelompok
Kepentingan
Khusus




Pemegang Saham




Pemasok




Asosiasi Perdagangan























Sumber: Strategic Planning and Management Control (Lexington, mass hal. 59-67)
Kamis, 10 Mei 2012 - , , 0 komentar

Dialog Indah dengan Tuhan


☞ Aku (A): Tuhan, bolehkah aku bertanya PadaMU?
☞ Tuhan (T): Tentu, hambaku. Silahkan
☞ A: Tapi janji ya, Engkau takkan marah.
☞ T: Ya, AKU janji.
☞ A: Knapa KAU izinkan banyak HAL BURUK t'jadi padaku hari ini?
☞ T: Apa Maksudmu?
☞ A: Aku bangun terlambat.
☞ T: Ya., Trus,
☞ A: Mobilku mogok & butuh waktu lama tuk menyala.
☞ T: Oke. Trus,
☞ A: Roti yg kupesan dibuat tak seperti pesananku, hingga kumalas memakannya.
☞ T: Hmm. Trus,
☞ A: Dijalan pulang, HPku tiba2 mati saat aku b'bicara bisnis besar.
☞ T: Benar. Trus,
☞ A: Dan akhirnya, saat kusampai rumah, aku hanya ingin sedikit b'santai dg mesin pijat refleksi yg baru kubeli, tapi MATI! Knapa Tak ada yg LANCAR hari ini?
☞ T: Biar KUperjelas HambaKU, ada malaikat kematian pagi tadi, dan AKU mengirimkan malaikatKU tuk b'perang melawannya agar tak ada hal buruk t'jadi padamu. KUbiarkan terTIDUR disaat itu.
☞ A: Oh, tapi...
☞ T: AKU tak biarkan mobilmu menyala TEPAT WAKTU karna ada pengemudi mabuk lewat didepan jalan & akan MENABRAKmu.
☞ A: (merunduk)
☞ T: Pembuat burgermu sedang sakit, AKU tak ingin kau tertular, oleh karenanya KUbuatnya salah bekerja.
☞ A: (tarik nafas)
☞ T: HPmu KUbuat mati karna mereka PENIPU, KUtak mungkin biarkanmu tertipu. Lagipula kan kacaukan KONSENTRASImu dlm mengemudi bila ada yg menghubungimu kala HP menyala.
☞ A: (mataku berkaca-kaca) aku mengerti Tuhan
☞ T: Soal mesin pijat refleksi, KUtau kau blm sempat beli voucher listrik, bila mesin itu nyalakan maka ambil banyak listrikmu, KU yakin kamu tak ingin berada dlm kegelapan.
☞ A: (menangis tersedu) Maafkanku Tuhan.
☞ T: Tak apa, tak perlu meminta maaf. Belajarlah tuk percaya PADAKU.
RencanaKU padamu lebih baik dari rencanamu sendiri.
Yakinlah bahwa Tuhan selalu baik
Yakinlah sgala Usahamu PASTI Sampai
Belajarlah tuk slalu bersyukur atas APAPUN yg terjadi,
Karna Smua Kan INDAH Pada Waktunya.

Sumber: kaskus

Tips Lolos Psikotes

Phsicology Test/Tes Psikologi atau psikotes/psikotest sebagai bagian dalam tahapan penerimaan calon pegawai. Keunikan dari tes ini adalah pada “ketidakpastiannya”. Mengapa? Karena faktor ini dapat memutarbalikan perhitungan logis potensi seseorang. Sebagai contoh, seseorang lulusan perguruan tinggi terbaik di negeri ini dengan IPK : 3 koma dan berpengalaman sebagai asisten dosen, tidak dapat lolos dari lobang jarum ujian psikotes sehingga akhirnya harus berwirausaha karena belum pernah mampu melewati psikotes untuk diterima bekerja di sebuah perusahaan. Memang ini ironi, namun ini fakta. Psikotes memang merupakan fenomena tersendiri bagi para pelamar kerja. Oleh karena itu saya akan memberikan beberapa tips yang akan di-share berikut ini, diharapkan mampu membantu mengurangi kegagalan psikotes Anda:

1. Tes Logika Aritmatika

Tes ini terdiri atas deret angka. Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan analisa anda dalam memahami pola-pola/kecenderungan tertentu (dalam wujud deret angka) untuk kemudian memprediksikan hal-hal lain berdasarkan pola tersebut. 

Tipsnya: 
1) jangan terpaku pada deret hitung atau deret ukur perhitungan matematika saja yaitu jangan terpaku pada 3 -4 angka terdepan dalam deret namun adakalanya anda melihat deret secara keseluruhan karena pola bisa berupa urutan, pengelompokan berurutan maupun pengelompokan loncat. 
2) Ingat keterbatasan waktu. Jangan terlalu asyik dan terpaku hanya pada sebuah soal yang penasaran ingin anda pecahkan, lompati ke soal berikutnya karena terkadang soal di bawahnya lebih mudah dipecahkan dibandingkan soal sebelumnya. 
3) Anda bisa melatih kemampuan anda ini dari buku-buku tes UMPTN/SPMB untuk materi deret hitung/deret ukur.

2. Tes Logika Penalaran

Tes ini terdiri atas deret gambar baik 2 maupun 3 dimensi. Yang ingin diukur dalam tes ini adalah kemapuan anda dalam memahami pola-pola/kecenderungan tertentu (dalam wujud gambar) untuk kemudian melakukan prediksi berdasarkan pola anda tersebut.

Tipsnya: 
konsetrasi, hati-hati dan teliti. Karena bentuk-bentuk yang ditawarkan hampir serupa walau tak sama.

3. Analog Verbal Test

Tes ini biasanya terdiri atas 40 soal yang berisi sinonim/antonim/analog suatu kata. Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan logika anda terhadap sebuah kondisi, untuk melihat sejauh mana anda memahami sebab-akibat suatu permasalahan. 

Tipsnya: 
Apabila anda bermasalah dengan konsentrasi dan logika, anda bisa mem-bypass-nya dengan menghafal soal dan jawaban. Karena beberapa kali penulis menghadapi tes in, soal yang diberikan relatif sama.


4. Kraeplien/Pauli


Tes ini terdiri atas gugusan angka-angka yang tersusun secara membujur (atas-bawah) dalam bentuk lajur-lajur. Calon pegawai diminta untuk menjumlahkan dua angka yang berdekatan dalam waktu tertentu di setiap kolom dan menuliskan disampingnya. Yang diukur dalam tes ini adalah konsistensi, ketahanan, sikap terhadap tekanan, kemampuan daya penyesuaian diri, ketelitian sekaligus kecepatan dalam mengerjakan suatu pekerjaan.

Tipsnya : 
1) Jangan sekalipun menggunakan pensil mekanis dalam tes ini melainkan pensil biasa atau pulpen saja, karena tes ini sangat terikat dengan waktu. Pensil mekanis membutuhkan di-reload ketika ujung granitnya habis, mekanisme ini membutuhkan waktu sekitar 0.5-1 detik. Apabila anda melakukan reload dalam 10 lajur berarti anda telah kehilangan waktu 5-10 detik. 
2) Usahakan jumlah angka yang dijumlahkan di masing-masing kolom stabil. Hasilnya akan lebih baik jika dibandingkan anda memaksakan diri di awal tes namun tergopoh-gopoh di pertengahan dan akhir tes. Kendalikan diri anda untuk menghemat tenaga. 
3) Jangan sekalipun melakukan cheating terhadap waktu maupun hasil penjumlahan. Hal ini akan merugikan anda sendiri karena justru untuk cheating anda akan membutuhkan waktu sekian detik untuk memutuskan dan itu berarti justru membuang waktu dan memubuat grafik penjumlahan anda tidak alami. 
4) Hal yang paling penting dari keseluruhan tes kraeplein adalah konsentrasi. Terkadang anda akan merasa blank padapertengahan tes, namun anda harus bisa bangkit & fokus lagi pada tes. Untuk itu kondisi fisik sangat berpengaruh. Usahakan tidak begadang dan sarapan dahulu sebelum berangkat tes karena model tes ini sangat menyedot energi anda.

5. Wartegg Test

Tes ini terdiri atas 8 kotak yang berisi bentukan-bentukan tertentu seperti titik, garis kurva, 3 garis sejajar, kotak, dua garis saling memotong, dua garis terpisah, tujuh buah titik tersusun melengkung dan garis melengkung. Anda akan diminta menggambar kemudian menuliskan urutan gambar yang telah anda buat, lalu menuliskan nomor gambar mana paling disukai, tidak disukai, sulit dan mudah menurut anda. Yang diukur dalam tes ini adalah emosi, imajinasi, intelektual dan aktifitas subjek.

Tipsnya adalah: 
1) Urutan menggambar sebaiknya anda buat kombinasi antara sesuai nomor dan acak. Misalnya 1,2,3,4 kemudian 8,7,6,5. Karena apabila anda menggambar berdasarkan urutan 1,2,3,4,5,6,7,8 anda dipandang HRD sebagai orang yang kaku/konservatif sedangkan apabila anda menggambar secara acak misalnya 5,7,6,8,3,2,4,1 anda akan dipandang HRD sebagai orang yang terlalu kreatif, inovatif dan cenderung suka akan ‘breaking the low‘. 
2) Kalau anda bergender lelaki jangan mulai dengan nomor 5, karena beberapa anggapan menyebutkan hal ini berpengaruh terhadap orientasi seks anda. 

6. Draw A Man Test (DAM)

Tes ini mengharuskan anda untuk menggambar sesorang, untuk kemudian anda deskripsikan usia, jenis kelamin dan aktifitas orang tersebut. Tes ini dipergunakan untuk mengatahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja. 

Tipsnya: 
1) Gambarlah orang tersebut secara utuh mulai dari ujung kepala sampai ke ujung kaki, termasuk detil muka seperti mata, hidung, mulut dan telinga. 
2) Gambarlah orang tersebut dalam keadaan sedang melakukan aktifitas, misalnya pak tani sedang membawa cangkul, eksekutif muda sedang menenteng koper dsb.

7. Army Alpha Intelegence Test


Tes ini terdiri atas 12 soal yang berisi kombinasi deretan angka dan deretan bentuk. Soal satu soal kadang terkait dengan soal sebelumya. Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan daya tangkap Anda dalam menerima dan melaksanakan instruksi dengan cepat dan tepat. 

Tipsnya : 
konsentrasilah kepada apa yang dikatakan narator, karena narator tidak akan mengulang instruksi tersebut dan waktu yang diberikan sangat terbatas. Sabar, jangan terburu menjawab, sebelum narator selesai memberikan instruksi.

8. Menggambar Pohon

Tes ini terdiri atas tugas untuk menggambar pohon dengan kriteria : berkambium (dicotyl), bercabang dan berbuah. Sehingga tidak diperbolehkan kepada anda menggambar pohon jenis bambu, pisang, semak belukar ataupun jenis tanaman monocotyl lainnya. 

Tipsnya : 
1) Pada setiap tes menggambar pohon yang pernah dilalui, penulis selalu menggambar pohon nangka. Karena pohon tersebut mewakili jenis tanaman dicotyl / berkambium. 
2) Walaupun anda tidak begitu pandai dalam hal menggambar, usahakan menggambar secara detil dan rinci setiap komponen dari pohon tersebut seperti tangkai, bentuk daun, kerapatan daun, buah, akar bahkan alur pohon. 
3) Untuk hasil yang lebih maksimal, fotolah pohon tersebut, pelajari karakter jenis pohonnya, kemudian latihlah kemampuan menggambar anda dengan mengacu pada foto tersebut.

 9. Edwards Personal Preference Schedule (EPPS)

Tes ini terdiri atas pilihan-pilhan jawaban yang paling mencerminkan diri anda. Tes ini dipergunakan untuk mengetahui seberapa besar motivasi, kebutuhan dan motif seseorang. 

Tipsnya: 
1) Jawablah setiap pertanyaan dengan jujur sesuai dengan kondisi anda, setidaknya yang paling mendekati, karena pertanyaan akan berulang di nomor-nomor berikutnya, sehingga apabila jawaban anda tidak sinkron, hal ini akan merugikan Anda. Kejujuran anda terkait dengan cerminan kesesuaian diri anda terhadap lowongan pekerjaan yang anda lamar. 
2) Secara keseluruhan, tes EPPS ini memang paling sulit untuk di-adjustment (diakali), namun setidaknya ada beberapa pertanyaan yang bisa di-adjustment untuk disesuaikan dengan lowongan pekerjaan yang anda pilihan. Misalnya ketika anda melamar menjadi pegawai Bank, pilihlah jawaban-jawaban yang mencerminkan kejujuran, keteraturan, kedisiplinan dan mampu bekerja dalam teamwork. 
3) Karena sulitnya proses adjusment tehadap tes ini, jalan paling praktis yang dapat ditempuh adalah memperbaiki diri (self improvement) anda dalam segala hal, setup diri anda menjadi seakan-akan seseorang profesional dalam setiap tingkah laku keseharian anda seperti: jujur, tepat janji, tanggung jawab dan disiplin. Karena cerminan pola pikir dan tingkah laku positif diri anda, akan tertuang tanpa anda sadari dalam hasil tes. 

10. Learning By Doing

Pengalaman memang guru yang paling baik. Lakukan perbaikan-perbaikan secara continue baik terhadap diri anda maupun terhadap kemampuan anda, di setiap psikotes yang anda hadapi. Misalnya seperti : melatih diri terhadap kesalahan/kesulitan yang dihadapi pada psikotes sebelumnya, membaca kembali materi psikotes secara keseluruhan semalam sebelum menghadapi psikotes (refreshment) dan mempersiapkan fisik sebaik-baiknya karena pada dasarnya psikotes akan selalu Anda kerjakan dalam keadaan tegang dan tekanan. Karena dengan mekanisme tersebut, psikotes bukan meruapakan momok yang harus anda hindari, namun anda akan lambat laun berteman dan akrab dengan psikotes


sumber: kaskus

Perguruan-Perguruan Tinggi di Yogyakarta


Berikut ini adalah daftar-daftar universitas, perguruan tinggi, institut, politeknik, akademi di yogyakarta, diantaranya :

Universitas Negeri

Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta
Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta

Universitas Swasta

Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Yogyakarta
Universitas Cokroaminoto, Yogyakarta
Universitas Dirgantara Indonesia, Yogyakarta
Universitas Gunung Kidul, Wonosari
Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta
Universitas Janabadra, Yogyakarta
Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta
Universitas Kristen Immanuel, Yogyakarta
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta
Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Yogyakarta
Universitas PGRI Yogyakarta, Yogyakarta
Universitas Proklamasi ’45, Yogyakarta
Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta
Universitas Teknologi Yogyakarta, Yogyakarta
Universitas Wangsa Manggala, Yogyakarta
Universitas Widya Mataram, Yogyakarta

Institut

IKIP PGRI Wates, Yogyakarta
Institut Pertanian Intan, Yogyakarta
Institut Pertanian Stiper, Sleman
Institut Sains dan Teknologi Akprind, Yogyakarta
Sekolah Tinggi
Sekolah Tinggi Bahasa Asing LIA, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Profesi YKM, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Keguruan Bina Harapan, Wates
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi AAN, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Aisyiyah, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Respati, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Husada, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Psikologi Yogyakarta, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan, Bantul
Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Teknologi Informasi Respati, Yogyakarta
Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan STTKD, Bantul
Sekolah Tinggi Teknologi Nasional, Yogyakarta
STIE Bank, Yogyakarta
STIE Isti Ekatana Upaweda, Yogyakarta
STIE Mitra Indonesia, Yogyakarta
STIE Nusa Megar Kencana, Yogyakarta
STIE Pariwisata API, Yogyakarta
STIE SBI, Yogyakarta
STIE Widya Wiwaha, Yogyakarta
STIE YKP, Yogyakarta
STIE YKPN, Yogyakarta
STISIP Kartika Bangsa, Yogyakarta
STKIP Catur Sakti, Bantul
STMIK Akakom, Yogyakarta
STMIK Amikom, Yogyakarta
STMIK Pelita Nusantara, Yogyakarta
STMIK Proactive, Yogyakarta
STMIK EL RAHMA, Yogyakarta


Politeknik

Politeknik API, Yogyakarta
Politeknik Kesehatan Bhakti Setya Indonesia, Yogyakarta
Politeknik LPP, Yogyakarta
Politeknik Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta
Politeknik PPKP, Yogyakarta
Politeknik Seni Yogyakarta, Yogyakarta
Politeknik YDHI, Yogyakarta


Akademi

Akademi Akuntansi Sapta Widya Tama, Yogyakarta
Akademi Akuntansi YKPN, Yogyakarta
Akademi Analis Farmasi Al Islam, Yogyakarta
Akademi Bahasa Asing Primagama, Yogyakarta
Akademi Bahasa Asing Yappindo, Yogyakarta
Akademi Bahasa Asing YIPK, Yogyakarta
Akademi Desain Visi Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Fisioterapi YAB Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Kebidanan Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Keperawatan Al Islam Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Keperawatan Karya Husada Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Keperawatan Wiyata Husada Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Keperawatan YKY Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Kesejahteraan Sosial AKK, Yogyakarta
Akademi Kesejahteraan Sosial Tarakanita, Sleman
Akademi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga Bahtera, Yogyakarta
Akademi Keuangan Dan Perbankan YIPK, Yogyakarta
Akademi Komunikasi Indonesia YPK, Yogyakarta
Akademi Komunikasi Radya Binatama, Yogyakarta
Akademi Komunikasi Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Manajemen Administrasi Dharmala, Yogyakarta
Akademi Manajemen Administrasi Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Manajemen Administrasi YPK Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Manajemen Perusahaan YKPN, Yogyakarta
Akademi Manajemen Putra Jaya, Yogyakarta
Akademi Maritim Ganesha Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Maritim Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Pariwisata Ambarukmo Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Pariwisata BSI Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Pariwisata Buana Wisata, Yogyakarta
Akademi Pariwisata Dharma Nusantara Sakti, Yogyakarta
Akademi Pariwisata Indraprasta, Yogyakarta
Akademi Pariwisata Stipary, Yogyakarta
Akademi Pariwisata Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Perikanan Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Pertanian Yogyakarta, Yogyakarta
Akademi Peternakan Brahma Putra, Yogyakarta
Akademi Sekretari dan Manajemen Desanta, Yogyakarta
Akademi Sekretari dan Manajemen Indonesia, Yogyakarta
Akademi Sekretari dan Manajemen Santa Maria, Yogyakarta
Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Kartika Yani, Yogyakarta
Akademi Seni Rupa dan Desain Akseri, Yogyakarta
Akademi Seni Rupa dan Desain MSD, Yogyakarta
Akademi Teknik PIRI, Yogyakarta
Akademi Teknik YKPN, Yogyakarta
Akademi Teknologi Otomotif Nasional, Yogyakarta
Akademi Telekomunikasi Indonesia, Yogyakarta
AMIK Aster, Yogyakarta
AMIK BSI Yogyakarta, Yogyakarta
Amik Kartika Yani, Yogyakarta
Amik Wira Setya Mulya, Yogyakarta
AMIK Yappindo, Yogyakarta
ATMIK El Rahma, Yogyakarta


Lembaga Profesional

ESI, Wonosari
English Course Training Yess, Panggang Wonosari
TREX, Bantul
POBBAYO, Bantul
BINA MULYA, Wonosari
IEB, Sleman
Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP), Yogyakarta


Sumber: dari berbagai sumber

Sayembara Pembuatan Logo Dewan Energi Nasional





Senin, 07 Mei 2012 - , , , , , 0 komentar

5 Mitos yang Salah Tentang Menstruasi

 Banyak mitos yang beredar seputar menstruasi. Salah satunya adalah kebiasaan minum soda saat datang bulan dipercaya mampu memperlancar haid. Benarkah?

Menstruasi merupakan satu siklus yang terjadi pada kaum hawa tiap bulannya. Siklus ini terjadi sebelum wanita mengalami menopause. Seperti yang dikutip dari detikhealth, ada beberapa mitos seputar menstruasi yang tidak benar. Berikut lima mitos tersebut.

1. Minum Soda dapat Percepat Haid
Menstruasi adalah proses luruhnya dinding rahim sebagai akibat tidak adanya pembuahan. Sakit atau lancar tidaknya proses ini dipengaruhi oleh hormon dan jufa faktor psikis. Karena itu tidak ada hubungan antara minuman bersoda dengan menstruasi yang lebih cepat.

Keluhan nyeri haid juga disebabkan oleh faktor posisi rahim. Bila posisi rahim menyebabkan leher rahim (saluran keluarnya darah haid) terjepit, maka akan menimbulkan keluhan nyeri. Obat-obatan tertentu bisa memperpanjang atau memperpendek lamanya hari menstruasi.

2. Jangan Minum Air Es Saat Menstruasi
Air dingin tidak memiliki efek apapun saat menstruasi. Selama tidak merasakan sakit atau perut kembung, maka minum air es sah-sah saja.

3. Pakai Pembalut Bisa Sebabkan Kemandulan
Secara medis pembalut merupakan benda yang membantu seseorang agar tetap bersih dan tidak lembab selama menstruasi. Pada dasarnya semua pembalut itu sehat. Namun ada sebagian wanita yang alergi atau iritasi.

Hal tersebut dikarenakan sensitivitas dari organ kelamin setiap orang berbeda-beda. Karena itu disarankan agar setiap menstruasi mengganti pembalut sesering mungkin (idealnya setiap 4 jam).

4. Dilarang Berenang Saat Menstruasi
Selama Anda memakai pembalut dan tidak merasa risih, maka berenang saat menstruasi boleh-boleh saja dilakukan. Hal ini tidak akan mempengaruhi kesehatan. Tapi jika perut terasa kram, sebaiknya segera hentikan aktivitas berenang.

5. Remaja Wanita yang Belum Haid Tak Bisa Hamil
Mitos ini sangat kuat melekat di masyarakat, padahal pernyataan ini tidaklah benar. Kehamilan itu berkaitan dengan ovulasi (matangnya sel telur). Beberapa remaja bisa saja mendapatkan menstruasi sebelum masa ovulasi, bersamaan saat tubuh beradaptasi dengan tingkatan hormon.

Tapi beberapa remaja lainnya ada yang mengalami ovulasi terlebih dahulu sebelum menstruasi. Jadi bisa saja terjadi kehamilan sebelum mendapat menstruasi pertama.

Bila siklus haid sudah berlangsung, yaitu saat memasuki usia dewasa maka sel telur sudah dipersiapkan setiap siklusnya. Tapi karena masih dalam proses awal, seringkali pematangan sel telur belum terjadi secara sempurna sehingga menyebabkan haid tidak teratur. Terjadinya haid bisa berarti sudah dihasilkannya sel telur (ovulatoar) atau bisa juga tanpa sel telur.


Sumber: Wolipop